Translate At Here

Senin, 03 Juni 2013

Telekinesis atau Psikonesis

Fenomena telekinesis sudah menjadi sebuah misteri sejak lama. Banyak orang percaya kalau kemampuan Psychokinesis tidak lebih dari sebuah kekuatan supranatural yang berkaitan dengan aktifitas bantuan dari jin. Sebagian lagi menolak anggapan itu dan percaya kalau manusia sesungguhnya diciptakan dengan menyimpan potensi kekuatan psikis/supranatural atau six sense yang menunggu untuk dibangkitkan.

Oleh karena itu pada jaman dahulu orang yang mempunyai kekuatan aneh seperti telekinesis dianggap sebagai penyihir dan sekutu setan. Makanya di abad dark age di Eropa, wanita-wanita yang dianggap penyihir dihukum bakar. Dan sampai sekarangpun, fenomena-fenomena yang dipandang tidak lazim atau tidak normal seperti telekinesis ini, masih dianggap sebagai shihir atau diasosiasikan dengan jin. Ada juga menganggap fenomena telekinesis ini hanyalah tipuan atau cerita fiksi semata.

Apakah Telekinesis itu?
Banyak orang yang menganggap kekuatan telekinesis itu berhubungan dengan hal-hal bersifat metafisika atau dunai paranormal. Akan tetapi, modern ini, para ilmuwan sains dan psikologi pun sudah mengakui fenomena telekinesis dan bisa dijelaskan secara ilmiah. Dan bahkan, kemampuan telekinesis ini bisa juga dipelajari dan dilatih. Dengan latihan konsentrasi yang cukup rumit, seseorang mampu membangkitkan kekuatan itu, mulai dari menggerakkan hal-hal yang kecil (Mikro Psychokinesis) hingga hal-hal yang lebih besar (Makro Psychokinesis ).
Istilah telekinesis pertama kali ditemukan tahun 1890 oleh peneliti berdarah Russia-Jerman namanya Alexander Asakof seorang ilmuwan sekaligus paranormal dibidang metafisika pada tahun 1914. Istilah Psychokinesis digunakan oleh penulis Amerika bernama Henry Holt yang kemudian diadopsi oleh sahabatnya, paranormal Amerika bernama J.B. Rhine pada tahun 1934, untuk merujuk kepada kemampuan mengubah hasil lemparan dadu dengan kekuatan pikiran. Sejak itu, dua sebutan ini sama-sama digunakan untuk menyebut kemampuan yang sama, yaitu kemampuan untuk mempengaruhi pergerakan sebuah benda dari jarak jauh. Ini bisa meliputi mengangkat, menggetarkan, membengkokkan, mematahkan atau menggerakkan benda hingga mengangkat diri sendiri melayang di udara (levitation).
Telekinesis atau psikokinesis sebenarnya mempunyai makna yang sama (walaupun kata yang membentuknya berbeda). Telekinesis dibentuk dari kata Tele, berarti jarak jauh/ada jarak di antaranya, dan kinesis, berarti gerakan. Psikokinesis dibentuk dari kata psiko (psyche), berarti pikiran, dan kinesis, berarti gerakan. Akan tetapi, para ilmuwan lebih cenderung menyebutnya dengan istilah psikokinesis dan orang-orang metafisika dan penulis buku cenderung menyebutnya dengan telekinesis.
Jadi secara harfiah telekinesis mengandung arti menggerakkan benda dari jarak jauh. Psikokinesis mengandung arti menggerakkan benda dengan tenaga pikiran. Jadi kedua kata tersebut jika digabungkan menjadi Ilmu Telekinesis atau Tele Psychokinesis mempunyai makna yang sama, yaitu  menggerakan, mengatur, memanipulasi, mengendalikan material atau energi atau benda menggunakan kekuatan pikiran dari jarak jauh tanpa menyentuh benda tersebut. 



Psikonesis Menurut Sains dan Parapsikologi.
Kemampuan psikokinesis atau telekinesis ini menjadi mulai mendapat sorotan oleh pakar psikologi semenjak teori psikoanalisis diperkenalkan oleh pakar psikologi ternama seperti Sigmund Freud melalui pendekatan teori unconscious. Lalu diikuti dan dikembangkan oleh pakar psikologi ternama lainnya seperti Carl Jung dan Alfred Adler. Kendati tidak semua pakar psikolog bisa menerima teori psikoanalisis ini. Para ahli psikologi yang menerima teori psikoanalisis ini kemudian disebut dg ilmu parapsikologi untuk menjelaskan hal-hal yang semula dianggap klenik atau metafisika.
Freud membagi mind ke dalam consciousness, preconsciousness dan unconsciousness. Dari ketiga aspek kesadaran. unconsciousness adalah yang paling dominan dan paling penting dalam menentukan perilaku manusia. Di dalam unsconscious tersimpan ingatan masa kecil, energi psikis yang besar dan instink untuk bertahan hidup.
Menurut ilmuwan dan parapsikologi, telekinesis atau psikokinesis dapat terjadi dikarenakan semua benda memiliki energi. Manusia sebenarnya medan energi, begitu pula dengan benda-benda disekitarnya. Oleh karena itu sangat mungkin bahwa satu medan energi dapat mempengaruhi medan energi yang lain. Kekuatan pikiran dipercaya menciptakan medan energi yang memungkinkan menyebabkan benda di sekitarnya bergerak, hal ini sering juga dikenal sebagai poltergeist. Ini membuat kita dapat bisa menggerakkan benda tersebut dengan cara menghubungkan energi mental/pikiran kita dengan konsentrasi penuh menyalurkan energi kita ke benda tersebut untuk dimanipulasi.
Menurut buku Bibliografi Parapsikologi suntingan Djojor Situmeang, parapsikologi adalah ilmu tentang gejala-gejala paranormal yang tidak atau belum dijelaskan oleh ilmu-ilmu, khususnya psikologi konvensional yang masih belum bisa mengakuinya.
Para ahli parapsikologi biasanya berkonsentrasi mempelajari empat macam hal yang menjadi pembahasan teori psikoanalisis yaitu telepati, clairvoyance, prekognisi (yang ketiganya dimasukkan ke dalam kategori ESP atau Ekstra Sensory Perception atau Indra keenam) dan psikokinesis/telekinesis.
Selain itu, banyak para ilmuwan mendirikan institut penelitian khusus mengenai fenomena psikoanalisis ini. Salah satunya adalah Institute of Noetic Sciences. Sebuah organisasi yang didirikan oleh astronot Edgar Mitchell dan investor bernama Paul N. Temple yang bertujuan untuk meneliti potensi tersembunyi manusia. Subjek penelitian mereka termasuk diantaranya meditasi, kemampuan paranormal, penyembuhan alternatif dan lainnya. Insititute ini menjadi populer ketika Dan Brown mengangkatnya dalam novelnya The Lost Symbol.
 
Selain Crichton dan Radin, seorang profesor dari Boston University bernama Robert M. Scoch juga percaya dengan keberadaan kemampuan ini. Ia bercerita kalau ia pernah melihat sebuah buku meloncat dari raknya ketika ia sedang berada di sebuah ruangan yang di dalamnya juga ada seorang ahli telekinesis wanita.
Pada umumnya fenomena telekinesis terjadi secara spontan (untuk orang awam), walaupun bisa juga dengan direncanakan bagi orang yang sudah terlatih. Menurut parapsikologi, jika berada dalam keadaan terancam bahaya atau ketakutan yang sangat, alam bawah sadar kita bisa mengeluarkan daya psikokinetik tanpa kita sadari. Karena disaat berada dalam situasi ketakutan atau terancam atau marah, dengan sendirinya daya konsentrasi kita akan terpusat ke hal yang membuat kita ketakutan, sedih dan marah. Misalnya saja membuat benda-benda sekeliling anda bergetar bahkan bergerak begitu saja disaat anda marah. Atau bisa juga menghentikan gerakan jarum jam untuk beberapa detik atau bahkan bisa memecahkan kaca disaat ketakutan atau terancam.
Hal-hal traumatik ini membuat otak anda terkonsentrasi untuk mengeluarkan energi dahsyat yang dapat menggetarkan benda-benda disekeliling anda. Terkadang, orang yang tidak sadar ia telah melepaskan energi psikokinesis dari pikirannya akan semakin ketakutan karena tiba2 melihat benda disekelilingnya bergerak begitu saja atau pecah. Terkadang, wanita yang sedang datang bulan juga berpotensi bisa mengeluarkan kemampuan telekinesis secara spontan/tidak sadar jika ia merasa tertekan, stress, kesakitan dan emosi yang diakibatkan oleh perubahan hormonnya.



Telekinesis / Psikokinesis bisa dibedakan dua macam:

1. Psikokinesis Mikro
Psikokinesis mikro kejadiannya tidak bisa diamati dengan menggunakan mata telanjang. Diperlukan metode statistik tertentu untuk bisa mengetahuinya. Termasuk dalam kategori mikro adalah pengobatan jarak jauh, menggerakan, mengatur, memanipulasi, mengendalikan material atau energi atau benda menggunakan kekuatan pikiran tanpa menyentuh benda tersebut.

Salah satu eksperimen yang berkaitan dengan mikro PK pernah dilakukan di ruang bawah tanah Varian Physics Building di Stanford University yang dilakukan oleh team Stargate project. Proyek ini adalah proyek pemerintah Amerika Serikat yang dijalankan oleh CIA, bekerja sama dengan badan intelijen dan militer lainnya seperti NSA (National Security Agency) dan angkatan darat. Proyek ini mulai aktif sekitar tahun 1970an hingga ditutup pada tanggal 30 Juni 1995. Tujuan proyek ini adalah untuk menyelidiki fenomena paranormal seperti remote viewing (kemampuan mendapatkan informasi tertentu dari jarak jauh tanpa harus berada di lokasi), Precognition (meramalkan suatu peristiwa yang akan terjadi di masa datang) dan Telekinesis (memindahkan sebuah objek tanpa menyentuhnya).

Pada waktu itu, subjek eksperimen adalah seorang paranormal ternama bernama Ingo Swann. Tujuan dari eksperimen yang dilakukan terhadap Ingo ini adalah untuk mengetahui apakah Ingo dapat mempengaruhi medan magnet yang diciptakan di dalam sebuah ruangan tertutup di bawah lantai gedung.
Ketika Ingo mulai memfokuskan pikirannya pada medan magnet tersebut, frekuensi osilasi pada magnetometer menjadi berlipat ganda selama sekitar 30 detik. Walaupun Ingo gagal mematikan medan magnet tersebut, namun eksperimen ini dianggap berhasil membuktikan adanya kemampuan Psychokinesis Mikro pada manusia.. Ingo Swann kemudian menjadi salah seorang yang memegang peranan penting dalam proyek Stargate militer Amerika.


2. Psikokinesis-makro.
Psikokines makro adalah yang kejadiannya bisa diamati secara langsung. Seperti misalnya membengkokkan sendok, mengangkat benda atau diri sendiri ke udara (levitate), atau tahan senjata tajam.
Contoh dari Psikokinesis makro ini adalah seorang telekinesis dari Sovyet bernama Nina Kulagina (1926-1990). Pada tahun 1960an, sebuah film hitam putih yang menunjukkan Nina menggerakan sebuah objek tanpa menyentuhnya, bahkan nina bisa memisahkan putih telur dengan kuningnya hanya melalui tatapan. Hal ini menimbulkan gairah baru dalam dunia parapsikologi dan sains untuk menelitinya.

Berbagai macam Telekinesis
Kemampuan telekinesis atau Psikokinesis ini sangatlah banyak. Saat ini, kemampuan ini sudah dikenali dan dikelompokkan menjadi 80 jenis. Akan tetapi, ada beberapa macam saja jenis telekinesis yang sangat terkenal, bahkan diantaranya dilaporkan pernah dipraktekkan dan dikuasai oleh orang-orang tertentu.



1. HYDROKINESIS
Hydro berarti air, gerak ini adakan kemampuan mengendalikan atau memanipulasi air menggunakan pikiran sepert menggerakan air tanpa menyentuhnya.
2. GEOKINESIS
Geo berarti bumi atau tanah, jadi geokinesis adalah kemampuan mengendalikan tanah, seperti membuat tanah bergerak dan membentuk tanah.
3. ATMOKINESIS
Kemampuan mengendalikan cuaca, seperti membuat hujan angin.
4. THERMOKINESIS 
Dapat mengendalikan panas (ini basicnya pyrokinesis)
5. PYROKINESIS
Kemampuan mempengaruhi dan memadamkan api, tapi bukan berarti membuat api, hanya mengendalikan. Kemampuan Pyrokinesis ini sering menjadi 'kambing hitam' dan dihubungkan dengan fenomena SHC (Spontanieous Human Combustion) atau fenomena yang menyebabkan munculnya api secara spontan ditubuh manusia yang menyebabkan manusia tersebut hangus menjadi debu hanya dalam waktu beberapa menit.
Akan tetapi, hal ini dibantah oleh pyrokinetik (sebutan orang mempunyai kemampuan pyrokinesis). Karena fenomena yang dialami para penderita pyrokinetics, berbeda dengan fenomena penghangusan tubuh secara spontan atau SHC. SHC sering berakibat fatal, karena panas yang terjadi mampu mengubah tubuh menjadi setumpuk abu hanya dalam beberapa menit. Bisa dibayangkan seberapa kuat panasnya, bila dibandingkan dengan pembakaran jenazah di krematorium yang menggunakan panas pada suhu 1.110 C. Perlu waktu 8 jam untuk membakar jenazah di situ. Itupun, bekas yang ditinggalkan tidak seperti pada peristiwa SHC.
Fenomena SHC
Akan tetapi, bisa jadi fenomena SHC adalah fenomena yang tidak secara langsung berkaitan dengan pyrokinesis dengan dua alasan. Pertama, bisa jadi seseorang yang tiba-tiba terbakar tersebut adalah orng yang menjadi target pyrokinetic. Kedua, bisa jadi seseorang tersebut mempunyai kemampuan pyrokinesis secara spontan dan tidak bisa mengendalikan kemampuannya atau yang sedang berjuang untuk mengendalikan kemampuan baru mereka dan secara tidak sengaja memanipulasi panas tubuh pada diri mereka sendiri, sehingga terjadilah SHC.
6. MAGNOKINESIS
Kemampuan memanipulasi gelombang magnet dan elektromagnet, rata-rata orang yang mempunyai kemampuan ini dapat melakukan metakinesis.
7. METAKINESIS
Kemampuan mengendalikan dan menanipulasi benda logam seperti membengkokkan logam atau mematahkan. Bagi yang mendalami tenaga dalam serta ilmu supranatural, kemampuan ini adalah hal yang wajar untuk orang yang mempelajari kemampuan mengendalikan pikiran
8. AEROKINESIS
Kemampuan mengendalikan udara menggunakan kekuatan pikiran, seperti membuat tornado atau angin ribut. Kemampuan tingkat tinggi dari kemampuan ini bisa mengangkat diri sendiri dengan memanipulasi angin atau melayang di udara (levitate)
9. LACTOKINESIS
Kemampuan memindahkan susu, tetapi jika sudah handal dapat ketingkat molekular, seperti mengubah rasa atau warna susu, bahkan membuat susu itu beracun.
10. MYOKINESIS
Kemampuan memanipulasi kekuatan dan otot dengan kekuatan pikiran.
11. CRYOKINESIS
Mengendalikan elemen es seperti merubah air menjadi es atau sebaliknya, bahkan jika sudah handal, dapat menciptakan bola es, jarum es, dan sebagainya.
12. SONOKINESIS
Kemampuan mengendalikan suara untuk memecahkan sesuatu seperti gelas dan cermin atau yang lainnya.
13. LUNARKINESIS / DARK TECH
Kemampuan mengndalikan cahaya dan gelap seperti membuat bola cahaya atau sebagainya, tetapi jarang orang yang melakukan ini karena agak berbahaya.
14. QUANTOKINESIS
Kemampuan merubah sesuatu. Seperti besi menjadi emas ataupun emas menjadi hanya sebongkah besi/logam biasa. Atau batu menjadi tepung dan lain lain. Kemampuan ini diragukan eksistensinya. Akan tetapi, kemampuan ini sempat diklaim dimiliki oleh Sai Baba yang sempat menjadi fenomena yang menimbulkan pro dan kontra ditahun 2000-an. Akan tetapi, ada juga berpendapat, itu hanyalah trik semata. Seperti trik seperti dilakukan oleh pesulap.
15. VITAKINESIS
Kemampuan untuk menyembuhkan diri sendiri atau orang lain tanpa harus menyentuhnya bahkan berada pada jarak yang sangat jauh.
16. MNEMOKINESIS
Dapat mengingat dengan sangat cepat.
17. ELECTROKINESIS
Kemampuan mengendalikan energi listrik menggunakan pikiran bahkan dapat membuat aliran listrik yang besar dan dapat melukai orang lain.
18. SONIKINESIS 
Kemampuan untuk mengendalikan dan menciptakan gelombang ultrasonik 
19. QUANTAKINESIS
Kemampuan untuk meningkatkan dan menurunkan kuanta (energi) di seluruh kemampuan.
20. NECROKINESIS
Kemampuan ini sangat berbahaya yaitu kemampuan membunuh makhluk hidup dengan menyerang kelemahannya seperti otak, jantung dan sebagainya. Tingkat tinggi dari kemampuan ini adalah bisa mengendalikan atau menggerakkan mayat. Dan kemampuan ini sangat sulit dipelajari
21. ILLUSIONARYKINESIS 

Kemampuan untuk memanipulasi fikiran dan indra Seperti menipu penglihatan seseorang
22. ASTRAKINESIS
Kemampuan untuk psikis menghasilkan dan memanipulasi energi psikis dan astral.
23. CHROMOKINESIS
Kemampuan merubah/memanipulasi warna untuk berubah ke warna yang lain
24. HORMONKINESIS / PHEROKINESIS
Mengendalikan/membuat hormones and pheromones.
25. ONEIROKINESIS
Memanipulasi mimpi sendiri dan orang lain
26. OSTEOKINESIS
Memanipulasi tulang 

27. HYPNOKINESIS
Kemampuan untuk menghipnotis
28. PSAMMOKINESIS/AMMOKINESIS/ARENAKINESIS
Kemampuan pengendalian dan memanipulasi pasir

29. XENOGLOSSY
Kemampuan untuk belajar bahasa asing dengan otomatis
30. ZOAKINESIS
Kemampuan untuk berubah dan berkomunikasi dengan hewan


Efek samping dari Kemampuan Telekinesis/psikokinesis


Otak manusia itu misteri terbesar yang belom bisa dipecahkan oleh manusia sendiri. Menurut penelitian, manusia pada umumnya baru bisa mengaktifkan 10-15% dari kemampuan otaknya, dan orang-orang yang mempunyai kemampuan diatas rata2 manusia normalnya (baik kemampuan fisik, psikis dan otak seperti kecerdasan diatas rata2 manusia pada umumnya) hbaru dapat memanfaatkan kemampuan otaknya sebesar 20%-30%. dan itupun sudah memakan energi yang sangat besar. Makanya kenapa oraang yang bekerja dengan menggunakan otak daripada fisik, cenderung lebih cepat lelah. Dan orang yang stress lebih cepat kurus daripada yang berolahraga. hal ini dikarenakan otak kita memerlukan energi yang sangat besar jika dipaksa bekerja.

Dari hasil penelitian terhadap beberapa orang yang mempunyai kemampuan telekinesis, diketahui bahwa saat melalukan telekinesis ini, terjadi peningkatan tekanan darah dan detak jantung yang signifikan, setelah melalukan telekinesis bobot tubuh juga berkurang antara 1-8 kilogram. Hal ini karena seluruh energi dipusatkan ke otak sehingga pada kenyataannya telekinesis sangat menyita energi dalam tubuh. Penelitian ini mengungkap bahwa jikalau manusia mampu melakukan telekinesis sebenarnya otak manusia belum bisa berevolusi secara sempurna untuk mencapai tahapan tersebut, oleh karena itulah organ seperti tangan dan kaki berkembang secara sempurna agar kita dapat menggerakan dan memegang benda-benda di sekitar kita.

Beberapa orang berpendapat bahwa telekinesis adalah kemampuan alami, oleh karena itu sangat mungkin untuk dipelajari dengan latihan konsentrasi pikiran. Seandainya pun kita bisa menguasai telekinesis, akan dibutuhkan waktu yang lama untuk dapat menggunakannya dan akan mengkonsumsi banyak energi dalam tubuh, dengan kata lain kurang praktis untuk diaplikasikan. Belajar keahlian seperti pengoperasian software komputer, saat ini dinilai lebih logis dan bermanfaat untuk bertahan hidup daripada memecahkan gelas dan membengkokan sendok dengan kekuatan pikiran.

Selain itu, kelemahan dari setiap kelebihan pasti ada kelemahannya. Begitupula dengan kemampuan telekinesis ini. Dari sejumlah manusia yang mempunyai kemampuan telekinesis ini, mereka sering terserang sakit kepala, keletihan yang luar biasa setelah memakai kemampuannya, bahkan denyut jantung dan tekanan darahnya pun menjadi tidak stabil. Dalam waktu lama, jika mereka masih memakai kemampuan ini terus menerus, akan berpotensi memicu kanker otak atau kelumpuhan syaraf sehingga mengakibatkan sulitnya mengkoordinasi tubuh dengan baik.. 

Seperti yang dialami Nina Kulagina, yang meninggal karena penggunaan energi psikis secara berlebihan yang akhirnya merusak sistem sarafnya sehingga sering kali membuatnya merasa pusing, pandangan mata mengabur dan nyeri di tulang punggung..

Menurut laporan yang dihasilkan oleh Dr Zverev, detak jantung tidak teratur, gula darah tinggi, dan sistem endokrin nya terganggu. Selama jangka panjang, dia menderita sakit di lengan dan kaki, tidak bisa mengkoordinasikan dengan baik, dan pusing berpengalaman. Laporan itu mengatakan bahwa gejala ini adalah hasil dari kerja keras paranormal, dan terbatas kemampuannya untuk menunjukkan psikokinesis dalam kondisi yang terkendali.
Terima Kasih 
Fransisca Pearce , B.Psych., C.Prpsych.


1 komentar:

  1. banyak orang yang melatih hal2 diatas, namun tak sedikit juga psikologisnya hancur (mudah marah, sombong, sulit bermedatasi, sering menentang social rule dll.) melatih hal2 diatas hanya tindakan bunuh diri secara tidak sadar, menghilang karunia alami seorang manusia, krn kemampuan2 tersebut sangat mudah dihilangkan oleh oleh gelombang yang berfrekuensi 8-12Hz, sayang sekali jika hidup dihabiskan untuk melatih hal2 diatas

    BalasHapus